Gagal Masuk Dalam Nominasi Ballon d’Or, Inilah Reaksi Dari Ronaldo

Cristiano Ronaldo tetap akan melakukan pelatihan secara normal setelah dikabarkan gagal masuk kedalam tiga besar ajang Ballon d’Or 2018. Pemain bintang asal Juventus ini dikabarkan kalah bersaing dengan pemain lain yang memiliki suara paling banyak.

Mattia de Sciglio selaku rekan dari Ronaldo di Juventus menyatakan reaksinya yang mengetahui kabar tersebut. Selain Ronaldo, pemain bintang asal Blaugrana, Lionel Messi juga dikabarkan memiliki nasib yang sama.

Cristiano Ronaldo tetap akan melakukan pelatihan secara normal setelah dikabarkan gagal masuk kedalam tiga besar ajang Ballon d'Or 2018

Dikutip dari laporan dari Calciomercato, De Sciglio mengatakan, “Saya tidak tahu harus mengatakan apa lagi. Saya sendiri tidak tahu apa jawabannya. Yang bisa saya katakan dan lakukan saat ini adalah saya melihat Ronaldo latihan di lapangan setelah selesai membela timnas”.

“Dirinya melakukan hal yang sama seperti layaknya pemain profesional sejati. Ronaldo selalu mengeluarkan performa terbaiknya secara maksimal”, tutupnya.

Absenya kedua pemain bintang seperti Ronaldo dan Messi pada ajang Ballon d’Or tersebut melanjutkan kecendrungan pada ajang sebelumnya. Mereka gagal untuk bisa memenangkan ajang tersebut dalam kategori pemain terbaik versi FIFA dan UEFA.

Kabar yang menyebarkan menyatakan bahwa kandidat tiga besar ajang Ballon d’Or ini akan ditempati oleh pemain yang membantu tim dalam meraih prestasi tim. Mereka bertiga adalah Antone Griezmann, Raphael Varane dan Kylian Mbappe. Mereka bertiga turut membantu timnas Prancis memenangkan ajang Piala Dunia 2018.

Varane juga turur ambil ahli dalam membawa Real Madrid menjuarai ajang Liga Champions. Untuk Luka Modric sendiri memegang peran besar terhadap keberhasilan dari Real Madrid dalam memenangkan ajnag Liga Champions. ditambahkan lagi dirinya berhasil membawa Kroasia menembus final ajang Liga Champions.

Dengan prestasi tersebut membuat Modric menjadi pemenang dalam kategori pemain terbaik versi FIFA dan UEFA

Airmata Legenda Untuk Timnas Argentina

Airmata Legenda Untuk Timnas Argentina

Legenda hidup sepakbola Argentina, Diego Maradona datang langsung untuk menyaksikan penampilan negaranya saat berhadapan dengan Kroasia dalam laga kedua fase Grup D Piala Dunia 2018.

Maradona memang tersorot kamera berada di salah satu sudut tribun Nizhny Novgorod Stadium. Ini merupakan kedatangan kedua dirinya usai sebelumnya ia juga terlihat saat Argentina bertemu dengan Islandia di laga perdana. Namun kedatangan Maradona kali ini terlihat berbeda karena ia tampak menangis usai menyaksikan apa yang diraih oleh negaranya dalam pertandingan kali ini.

Maksud hati untuk melihat performa apik Argentina di atas lapangan, pahlawan Argentina saat meraih gelar juara Piala Dunia 1986 itu justru disajikan pertandingan horor karena harus secara langsung melihat negaranya dibantai oleh Kroasia dengan skor telak tiga gol tanpa balas.

Performa Argentina dalam pertandingan tersebut memang sangat jauh dari kata impresif. Meski mampu bermain imbang tanpa gol di 45 menit babak pertama, bencana bagi Argentina hadir di babak kedua usai gawang mereka yang dikawal oleh Willy Caballero dikoyak tiga kali oleh pemain Kroasia masing-masing melalui Ante Rebic, Luka Modric, dan Ivan Rakitic. Bahkan gol pembuka Kroasia terjadi akibat blunder fatal yang dilakukan oleh Caballero sendiri.

Melihat hal tersebut, Maradona seakan tidak bisa percaya bahwa Argentina yang memiliki skuat penuh bintang serta adanya Lionel Messi tidak berdaya dan harus menanggung malu dengan dipermalukan oleh Kroasia dalam laga kali ini. Dalam satu momen Maradona terlihat tak kuasa menahan air matanya dan tampak lesu terduduk di bangku penonton. Dalam momen itu juga terlihat adanya sosok disamping Maradona yang coba menenangkan dirinya dengan mengajak mantan pelatih Albiceleste itu untuk berbicara.

Legenda berusia 57 tahun itu diyakini menangis karena merasa sangat kecewa dengan performa yang ditampilkan oleh tim nasional Argentina dalam laga ini. Selain itu, dengan hasil ini tim nasional Argentina juga terancam akan tersingkir di babak fase grup mengingat dalam dua pertandingan awal mereka hanya mampu mengoleksi satu poin saja hasil dari 1 kali bermain imbang dan satu kali kekalahan.

Posisi Argentina saat ini memang berada di ujung tanduk untuk bisa lolos ke babak 16 besar. Selain dituntut untuk bisa mengamankan tiga poin penuh dalam laga terakhir melawan Nigeria, Argentina juga harus berharap dengan hasil pertandingan lainnya dari Islandia dan Nigeria. Mereka harus berharap agar Islandia meraih hasil minor dalam dua pertandingan melawan Nigeria dan juga Kroasia yang telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar menyusul kemenangan mereka atas Argentina.