AC Milan Bidik Striker-Striker Anyar Setelah Gagal Rekrut Zlatan Ibrahimovic

AC Milan langsung membidik striker-striker lain setelah gagal mendapatkan Zlatan Ibrahimovic. Klub tersebut mengungkapkan bahwa ada lima nama pemain striker yang dianggap bisa menjadi alternatif lainnya.

Berdasarkan informasi dari sebuah media, ada beberapa penyerang yang masuk kedalam bidikan AC Milan, diantaranya ada dua pemain asal Liverpool (Divock Origi dan Daniel Sturridge) dan pemain Tottenham Hotspur (Vincent Jassen).

AC Milan langsung membidik striker-striker lain setelah gagal mendapatkan Zlatan Ibrahimovic

Hubungan jaringan dari Leonardo dengan Brasil dianggap memudahkan rencana dari I Rossoneri dalam mengincar bomber dinegera asal Samba tersebut. Mereka yang masuk kedalam pertimbangan diantaranya adalah pemain Guilherme (Fluminense) dan pemain Everton (Gremio).

Pihak manjemen berharap bahwa negosiasi dengan pemain ini bisa berjalan dengan mulus daripada usaha untuk yang sudah pernah dilakukan untuk merekrut Zlatan Ibrahimovic karena pasalnya kebutuhan akan striker anyar bisa dibilang sangat mendesak.

AC Milan tidak memiliki striker anyar dan berkualitas jika nantinya Patrick Cutrone dan Gonzalo Higuain mengalami cedera dan masuk kedalam ruang perawatan. kabar yang menyatakan bahwa Ibrahimovic akan kembali ke AC Milan tersebut menjadi santer diberitakan dalam sebulan terakhir.

Tetapi direktur teknik AC Milan, Leonardo menyatakan bahwa Ibrahimovic akan tetap bertahan di LA Galaxy dan kabar keputusan tersebut tentu sangat mengecewakan pihak AC Milan.

AC Milan juga menginginkan beberapa gelandang dan bek guna untuk mengatasi krisis pada cedera yang melanda timnya. Nama-nama yang menjadi target lain dan masuk kedalam spekulasi adalah Medhi Benatia, Cesc Fabregas dan Denis Suarez.

Gagal Rekrut Jorginho, Guardiola Tetap Mendapatkan Pemain Lain Yang Sepadan

Manajer asal Manchester City, Josep Guardiola memiliki keinginan untuk mengincara pemain asal Brasil, Jorginho tetapi keinginan tersebut harus kandas karena sang pemain lebih memilih Chelsea sebagai tempat perlabuhan selanjutnya.

Kedekatan dari sang manager asal Chelsea, Maurizio Sarri dengan Jorginho’lah yang menjadi pertimbangan. Walaupun demikian Guardiola tidak merasa kecewa karena masih mendapatkan pemain lain yang sepadan.

Manajer asal Manchester City, Josep Guardiola memiliki keinginan untuk mengincara pemain asal Brasil, Jorginho

Jorginho memang sudah menjadi incaran dari Manchester City sejak akhir musim lalu tetapi setelah melalui proses yang panjang, dirinya memutuskan untuk tidak jadi pindah ke City, Jorginho malah memilih untuk mengikuti jejak Sarri yang pindah ke Chelsea pada musim panas ini.

Saat itu, Guardiola mengakui bahwa pihaknya memang hampir mendapatkan kesempatan untuk medatangkan Jorginho tetapi sangat disayangkan ternyata pemain gelandang internasional asal Italia ini membatalkan keputusan tersebut dimenit – menit terakhir.

Guardiola juga akhirnya memutuskan untuk tidak menggaet satu pun gelandang tengah pada bursa transfer musim panas kemarin. Walaupun demikian, Guardiola tetap puas karena timnya masih memiliki pemain andal seperti Fernandinho diposisi lini tengah.

Guardiola benar-benar melayangkan pujian kepada Fernandinho karena performa apiknya disetiap laga yang ditunjukannya pada lini tengah Manchester City. Sang pelatih sangat bersyukur bisa memiliki pemain sekaliber seperti Fernandinho.

Guardiola mengakui bahwa hanya sedikit pemain diseluruh dunia yang mampu melakukan apa yang sudah pernah dilakukan oleh Fernandinho. Fernandinho merupakan pemain yang luar biasa.

Tidak Terima Kalah dari Juventus, Fans Inter Milan Berulah

Inter Milan harus menerima kekalahan dan mengakui keunggulan dari tuan rumah, Juventus. Inter harus tumbang kontra Juventus dengan skor akhir 1-0 lewat gol tunggal dari penyerang Juve, Mario Mandzukic.

Dengan kekalahan tersebut membuat Inter Milan harus tertinggal dari Juventus yang saat ini berada diposisi puncak klasemen sementara Serie A. Mereka terpaut 14 poin dari Bianconeri.

Inter Milan harus menerima kekalahan dan mengakui keunggulan dari tuan rumah, Juventus

Tidak hanya harus menerima kekalahan, Inter Milan masih bisa terkenan sanksi dari pengelola Serie A. Pasalnya Fans dari La Beneamata, Interisti melakukan sesuatu yang tidak menyenangkan di markas Juventus, Allianz Stadion.

Beradasarkan laporan dari La Gazzetta dello Sports, para penggemar dari Inter Milan membuat ulah dengan merusak kursi stadion, selain itu mereka juga merusak toilet dan menyerang para petugas Stadion yang sedang bertugas.

Kericuhan yang dibuat oleh fans-fans Inter, Interisti ini berawal dari sekelompok ultras dari Inter Milan yang dilarang masuk kestadion karena ada masalah dengan passpor mereka yang dimana nama dipassport dan nama di tiket berbeda.

Lantas mereka tidak senang, marah dan melakukan aksi protes. Sebagian dari para penggemar yang sudah masuk kestadion merusak kursi dan merusak toilet.

Tindakkan yang paling serius dilakukan oleh Interisti ini adalah adanya dugaan kalah seorang petugas keamanan wanita stadion didorong oleh seorang pria pendukung Inter Milan.

Hal tak terpuji ini tertangkap kamera dan polisi sudah melakukan tindakan indentifikasi dari pria tersebut tetapi kepolisian masih belum bisa menemukannya indentitas pelaku.

Nike Air Force Volt, Jadi Top Sneakers 2019?

Nike memang sudah menjadi merek yang sagat handal dalam hal sneakers, dengan desain bentuk dan warna sepatu nike selalu membuat inovasi terbaru dan mengikuti tren fashion kekinian. Dengan warna yang baru ini nike akan  berkolaborasi dengan salah satu merek kelas dunia yaitu offwhite

Air Force 1 low sudah menjadi sneakers terbaik dengan bahan yang digunakan kanvas yang halus dan dengan dipadukan mid sol yang begitu empuk digunakan ini membuat sepatu ini sangat tahan di segalah aktifitas dan desain sepatu nike memang sangat cocok digunakan di segalah pakaiyan membuat sepatu ini sangat banyak diminati terutamah bagi penguna sepatu di keseharianya

Hasil kolaborasi nike kali ini dikabarkan akan menjadi sneakers top trending di tahun 2019 mendatang, dengan varian varna volt yang begitu terang serta dilengkapi dengan tulisan “AIR” yang dibuat oleh off white membuat sepatu ini begitu hype dikelas nya.
Dikabarkan sneakers nike air force ini akan dirilis secara limited, karena nike ingin membuat sepatu ini dengan mempunyai nilai yang tinggi dan kisa yang di desain dari setiap ungkiran yang ada di sepatu ini

Hasil sneakers berkolaborasi dengan merek fashion lain selalu membuat nama nike terus naik dibidan nya karena setiap produk yang dirilis selalu membuat dunia sneakers heboh dengan desain yang di luncurkan dan tampilan yang begitu hype membuat sepatu sangat ingin di minati pecinta snaekers

River Plate Enggan Menjalan Laga di Markas Real Madrid

Klub besar asal Argentina, River Plate dikabarkan enggan untuk menjalani laga leg kedua final ajang Copa Liberadores melawan Boca Juniors di markas Real Madrid. Hal ini dianggap River Plate merupakan sebuah hal yang tidak adil untuk supoter.

Laga leg kedua final ajang Copa Libertadores 2018 ini awalnya akan dilangsungkan pada 24 November 2018 di markas River Plate di Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberto.

Klub besar asal Argentina, River Plate dikabarkan enggan untuk menjalani laga leg kedua final ajang Copa Liberadores melawan Boca Juniors di markas Real Madrid

Namu duel yang bertajuk Superclasico itu tidak diundur karena oknum dari suporter River Plate melempari sesuatu ke bus dari tim Boca Juniors yang saat itu hendak menuju ke Stadion pada hari pertandingan.

Kejadian tersebut membuat beberapa pemain Boca Juniors mengalami luka luka akibat terkena serpihan kaca serta gas air mata yang masuk kedalam bus. Dengan demikian laga tersebut tertunda selama beberapa jam sebelum akhirnya diputuskan untuk diundur dan akan kembali dilangsungkan pada 25 Nov 2018.

Demi keamanan bersama, Federasi Sepak Bola Amerika Serikat, CONMEBOL memutuskan bahwa laga tersebut akan dilangsungkan di luar Argentina. CONMEBOL memilih Santiago Bernabeu sebagai tempat dilaksanakannya laga final leg kedua ajang Copa Libertadores pada 09 Des 2018.

Klub dari River Plate tegas menolak keputusan tersebut. Mereka merasa dirugikan karena tidak bisa bermain dihadapan para pendukung sendiri, selain alasan tersebut Los Millonarios juga beranggapan bahwa rivalitas dari ajang tersebut akan mengalami distorsi jika nanti dipindahkan ke Spanyol.

Berikut pernyataan resmi dari River Plate, “Sepak bola Argentina dan Asosiasi Sepakbola Argentina tidak bisa dan tidak boleh membiarkan suporter yang sudah melakukan kekerasan untuk menghalangi perkembangan ajang bertakjuk Supercalsico dinegara kita”.

Manchester United Dikabarkan Telah Memperpanjang Kontrak De Gea

Manchester United dikabarkan BBC kalau mereka sudah memperpanjang kontrak David De Gea sampai satu musim kedepan. MU memiliki opsi tersebut karena sudah sesuai dengan kesepakatan dari kontrak kiper timnas asal Spanyol itu.

Masa karir De Gea bersama dengan The Red Devils akan segera berakhir. Eks kiper dari Atletico Madrid tersebut pun masih tidak mau memperpanjang kontraknya dengan Manchester United. Hal tersebut tidak lepas dari keinginan dari De Gea yang meninginkan kenaikkan gaji. Dirinya mengingikan gaji yang sama dengan Alexis Sanchez.

Manchester United dikabarkan BBC kalau mereka sudah memperpanjang kontrak David De Gea sampai satu musim kedepan

Saat memboyong Sanchez dari Arsenal pada Januari 2018, MU memberi gaji dengan jumlah yang sangat besar. Pemain asal Chile ini menerima gaji sebesar 350 ribu Pounds atau sebesar Rp. 6,4 Milliar untuk perpekannya.

Manjemen asal Manchester United sebenarnya sudah menawarkan gaji sebesar 275 Ribu Pounds atau sebesar Rp 5,06 Milliar untuk setiap pekannya kepada David de Gea akan tetapi tawaran tersebut di tolak oleh dirinya.

Jika De Gea tidak memperpanjang kontraknya makan dirinya berhak menandatangani perjanjian kontrak dengan klub manapun pada bursa transfer musim Januari 2019. Dengan demikian, Manchester United akan kehilangan kiper utamanya pada akhir musim nanti secara cuma-cuma.

Tidak ingin hal tersebut menjadi kenyataan, The Red Devils melakukan opsi dengan memperpanjang kontrak David de Gea selama satu musim. Dengan demikian dirinya akan tetap bermain dan membela Manchester United sampai dengan 1 Juni 2020.

Jose Mourinho selaku manajer MU memastikan bahwa David de Gea akan tetap ditimnya. Untuk Mourinho sendiri, pemain tersebut merupakan kiper terbaik dan klub sangat membutuhkan jasanya.

Ronaldo Incar Penghargaan Lain Setelah Gagal di Ballon d’Or

Cristiano Ronaldo harus menerima kabar yang bisa dibilang sangatlah tidak menyenang. Setelah mengalami kegagalan dalam memenangkan penghargaan pemain terbaik di UEFA dan FIFA, dirinya juga dikabarkan hampir gagal dalam meraih gelar ajang Ballon d’Or.

Dari rumor yang menyebar menyatakan bahwa Cristiano Ronaldo tidak masuk tiga besar dalam ajang penghargaan Ballon d’Or. Walaupun demikian, Ronaldo masih memiliki kans atau peluang menutup tahun ini dengan trofi penghargaan perseorangan.

Cristiano Ronaldoo

Eks pemain dari Real Madrid ini masih masuk kedalam nominasi pemenang Globe Soccer 2018. Dalam ajang tersebut, Ronaldo akan bersaing dengan melawan Kylian Mbappe dan Antoine Griezmann. Pemenang dari ajang ini akan dibacakan melalui acara yang akan diselenggarakan di Hotel Madinar Jumeirah, Dubai, 3 Januari 2019.

Untuk kandidat dengan kategori pelatih diantaranya ada Didier Deschamps, Zinedine Zidane, Massimiliano Allegri, Jurgen Klopp dan Diego Simeone.

Dilansir dari media Calciomercato, Deschamps mengungkapkan, “Saya sangat senang dengan nominasi ini serta pencapaian yang sudah saya lakukan pada musim tahun 2018. Kali ini saya akan memenangkan ajang piala Dunia sebagai pelatih dan juga pemain terbaik”.

Globe Soccer adalah salah satu ajang penghargaan individu yang paling bergengsi. Gelar ini menjadi ada berkat pengabungan atau kolaborasi dari Asosiasi Agen Pemain di Eropa dan Asosiasi Klub Sepak Bola Eropa.

Kesempatan untuk memenangkan ajang ini untuk Cristiano Ronaldo sangatlah terbuka mengingat performa terbaiknya dalam dunia sepak bola. Ronaldo merupakan pemain yang mengkoleksi titel terbanyak yaitu sebanyak empat kali penghargaan yang ia dapat.

Cristiano Ronaldo juga menjadi salah satu pemain yang mampu menyapu gelar pemain terbaik FIFA, Ballon d’Or dan pemain terbaik ajang Globe Soccer dalam satu tahun. Dirinya pernah memenangakn dua kali ajang tersebut yaitu pada tahun 2016 dan 2017.

Persaingan AC Milan dan Juventus Untuk Mendapatkan Diego Godin

AC Milan sedang melakukan persaingan dengan Juventus untuk mendapatkan bek Atletico Madrid, Diego Godin. Dengan persaingan tersebut, AC Milan memiliki kans untuk bisa mendapatkan Godin dengan cara gratis.

Pemain asal Uruguay ini menjadi salah satu pemain bek yang bisa dibilang paling konsisten selama beberapa tahun terakhir. Godin juga dikabarkan menjadi incaran dari klub Manchester United pada musim panas lalu.

AC Milan sedang melakukan persaingan dengan Juventus untuk bisa mendapatkan bek asal Atletico Madrid, Diego Godin.

Godin dikabarkan sudah berada pada tahap penandatanganan kontrak baru tetapi ditolak olehnya. Seperti dilansir oleh Corriere dello Sport, Godin belum mencapai kesepakatan kontrak baru dengan Atletico yang akan berakhir pada akhir musim panas 2019 ini.

Sebenarnya klub Atletico sangat ingin menyerahkan kontrak baru untuk Godin tetapi situasi yang ada saat ini dimanfaatkan oleh AC Milan untuk merekrut Godin.

Dilain sisi, setelah berhasil memperkuat lini serang dengan mendatangkan Cristiano Ronaldo, Juventus dikabarkan akan menambahkan kekuatan pada posisi lini pertahanannya dengan ingin mendatangkan Godin guna mempertebal dinding pertahanan dari klub mereka.

Dilansir dari media dari Sport Italian, Juventus dikabarkan sduah mulai melakukan negosiasi untuk mendatangkan Godin. Mereka dikabarkan sudah mempersiapkan sebuah kontrak baru untuk bek timnas asal Uruguay.

Tetapi dibalik itu semua, salah satu faktor yang mampu menghambat Juvemtus untuk bisa mendapatkan Godin adalah masalah usianya. Bianconeri hanya memiliki satu bek tengah yang diisi oleh Daniele Rugani oleh karena itu Juventus merasa kalau mereka mungkin ingin mengisi posisi bek tersebut oleh pemain yang masih muda.

Gagal Masuk Dalam Nominasi Ballon d’Or, Inilah Reaksi Dari Ronaldo

Cristiano Ronaldo tetap akan melakukan pelatihan secara normal setelah dikabarkan gagal masuk kedalam tiga besar ajang Ballon d’Or 2018. Pemain bintang asal Juventus ini dikabarkan kalah bersaing dengan pemain lain yang memiliki suara paling banyak.

Mattia de Sciglio selaku rekan dari Ronaldo di Juventus menyatakan reaksinya yang mengetahui kabar tersebut. Selain Ronaldo, pemain bintang asal Blaugrana, Lionel Messi juga dikabarkan memiliki nasib yang sama.

Cristiano Ronaldo tetap akan melakukan pelatihan secara normal setelah dikabarkan gagal masuk kedalam tiga besar ajang Ballon d'Or 2018

Dikutip dari laporan dari Calciomercato, De Sciglio mengatakan, “Saya tidak tahu harus mengatakan apa lagi. Saya sendiri tidak tahu apa jawabannya. Yang bisa saya katakan dan lakukan saat ini adalah saya melihat Ronaldo latihan di lapangan setelah selesai membela timnas”.

“Dirinya melakukan hal yang sama seperti layaknya pemain profesional sejati. Ronaldo selalu mengeluarkan performa terbaiknya secara maksimal”, tutupnya.

Absenya kedua pemain bintang seperti Ronaldo dan Messi pada ajang Ballon d’Or tersebut melanjutkan kecendrungan pada ajang sebelumnya. Mereka gagal untuk bisa memenangkan ajang tersebut dalam kategori pemain terbaik versi FIFA dan UEFA.

Kabar yang menyebarkan menyatakan bahwa kandidat tiga besar ajang Ballon d’Or ini akan ditempati oleh pemain yang membantu tim dalam meraih prestasi tim. Mereka bertiga adalah Antone Griezmann, Raphael Varane dan Kylian Mbappe. Mereka bertiga turut membantu timnas Prancis memenangkan ajang Piala Dunia 2018.

Varane juga turur ambil ahli dalam membawa Real Madrid menjuarai ajang Liga Champions. Untuk Luka Modric sendiri memegang peran besar terhadap keberhasilan dari Real Madrid dalam memenangkan ajnag Liga Champions. ditambahkan lagi dirinya berhasil membawa Kroasia menembus final ajang Liga Champions.

Dengan prestasi tersebut membuat Modric menjadi pemenang dalam kategori pemain terbaik versi FIFA dan UEFA

Kalidou Koulibaly Ingin Memberikan Gelar Scudetto Untuk Napoli Musim Ini

Kalidou Koulibaly pada musim ini ingin memberikan gelar Scudetto untuk Napoli. Dirinya juga menyatakan bahwa Juventus sebenarnya merasa ketakutan dengan Napoli pada musim lalu.

Napoli sempat berhasil mengalahkan Juventus dengan skor akhir 1 – 0 beberapa pekan sebelum laga kompetisi serie A berakhir. Gol tunggal penentu kemenangan dari Napoli dicetak oleh Koulibaly melalui sundulan dari kepalanya.

Kalidou Koulibaly pada musim ini ingin memberikan gelar Scudetto untuk Napoli

Akan tetapi nasib sial menimpa Napoli, mereka terpleset dan Scudetto pun menjadi milik Juventus kembali. Walaupun mereka gagal, Koulibaly mendapatkan banyak pujian dari kerja kerasnya. Pemain asal Senegal ini bahkan menjadi salah satu calon pemain terbaik Afrika versi BBC.

Dilansir oleh Soccerway, Koulibaly mengatakan, “Untuk saat ini yang paling penting adalah aku selalu berusaha untuk bisa terus berkembang, shingga bisa menunjukkan kesemua orang bahwa diri saya bisa menjadi salah satu pemain terbaik didunia”,

“Bagiku, saat aku berhasil mencetak gol, hal itu benar-benar membuatku bahagia. Aku benar-benar ingin bisa memenangkan sesuatu bersama dengan Napoli. Di Napoli memberiku banyak Cinta dan sebuah kepercayaan diri. Aku ingin memberikan sesuatu kepada mereka dan berharap tahun ini akan menjadi tahun Scudetto”,

“Tahun lalu saja kami yakin sampai akhir babak karena Juventus merasa ketakutan pada kami dan saat anda merasa sebuah tim takut kepada tim anda, disitulah kita benar-benar bersyukur akah sensasi tersebut”, tambah Koulibaly.

Koulibaly sendiri sudah berhasil membela Napoli sejak tahun 2014. Dirinya sudah tampil sebanyak 174 laga dan berhasil mencetak gol sebanyak 8 gol.